SELAMAT DATANG di WEBSITE KOMUNITAS PEDULI KABUPATEN SAMOSIR,,TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA..HORAS...HORAS..HORAS...!!!
Tampilkan postingan dengan label sumatera utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumatera utara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 September 2012

Tahul Tahul/Kantong semar.

Pendahuluan
Kantong Semar atau Nepenthes sp pertama kali dikenalkan oleh J.P Breyne pada tahun 1689. Tiap daerah memberi nama tersendiri, masyarakat Riau menyebutnya periuk monyet ,di Jambi; kantong beruk, di Bangka; ketakung, Jawa Barat ;sorok raja, Kalimantan Suku Dayak Katingan :ketupat napu, Suku Dayak Bakumpai :telep ujung dan suku Dayak Tunjung menyebutnya dengan selo bengongong yang artinya sarang serangga.
Kantong semar atau tahul-tahul dalam bahasa Batak merupakan tanaman unik yang hidup di hutan. Penyebarannya di Indonesia terdapat di hampir seluruh pulau-pulau besar tetapi mayoritas di Kalimantan dan Sumatera. Dari 64 jenis yang tumbuh di Indonesia, ditemukan 32 di Borneo, 29 di Sumatera, 9 di Papua,10 di Sulawesi, 4 di Maluku dan 2 di Jawa.
Tumbuhan ini di klasifikasikan sebagai tumbuhan karnivora karena dapat memangsa serangga. Kemampuan itu disebabkan adanya organ berbentuk kantong yang menjulur dari ujung daunnya, yang disebut pitcher. Keunikan lain dari tanaman ini adalah pada bentuk,ukuran , dan corak warna kantongnya. Secara keseluruhan tanaman ini memiliki lima bentuk kantong, yaitu bentuk tempayan, bulat telur,silinder, corong dan pinggang.
Tahul-tahul termasuk kedalam tumbuhan liana (merambat), berumah dua,dan cara hidupnya menempel pada batang atau ranting pohon atau tumbuh secara terestrial.
Keunikan tanaman tahul-tahul ini menyebabkan nya sebagai salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tanaman ini sudah dikenal sampai di Australia, Jepang, Eropa, Amerika,Jepang, Malaysia ,Thailand dan Srilangka. Dan budidaya tanaman ini sudah berkembang di Srilangka, yang walaupun tanaman ini banyak berada di Indonesia.
Di Sumatera tumbuhan ini banyak ditemukan mulai dari NAD sampai ke Sumatera Barat. Dimana ada hutan selalu ada ditemukan tahul-tahul.Saat penulis masih usia sekolah dasar (tahun 1980-an)di pulau Samosir , disaat mengembala kerbau, masih banyak dijumpai di tempat terbuka dan dihutan yang tidak begitu lebat. Sering berebutan dengan teman-teman untuk mengambil kantongnya untuk dipakai bermain masak-masakan atau memasak susu kerbau yang baru diperah.Atau kadang mengambil air yang didalam kantongnya dan diminum, dan setelah diketahui air itu "apa" mau muntah rasanya.
Kegunaan
Selain menjadi tanaman hias ,tahul-tahul juga berpotensi sebagai tanaman obat tradisional. Ditemukan protein didalam cairan kantongnya, sehingga berpotensi untuk pengembangan bertani protein menggunakan tanaman endemik Indonesia. Witarto (2006) berhasil mengisolasi protein dari cairan kantong Nepenthes gymnaphora .Uji aktivitas terhadap protein yang telah dimurnikan menunjukkan bahwa protein itu adalah enzim protease.
Sebagai tanaman hias , harga yang menjanjikan (karena harga bisa mencapai jutaan rupiah/ tanaman) masyarakat memanen sembarangan tanpa memperhatikan kelangsungan hidup tahul-tahul. Dari Sumatera dan Kalimantan penduduk lokal banyak mendapat pesanan pemanenan di alam untuk dijual ke pulau Jawa. Budidaya tahul-tahul tidaklah gampang. Karena menghendaki kondisi iklim sesuai tempat tumbuhnya yang biasanya diatas 500 m dpl.

Permasalahan


Kepunahan tahul-tahul disebabkan kerusakan habitatnya dan pengambilan di alam secara berlebihan. Kerusakan habitat disebabkan pembalakan liar dan pembukaan lahan untuk pertanian . Kekurang tahuan masyarakat akibat pemanenan secara berlebihan mengakibatkan terkurasnya tahul-tahul dari habitat aslinya.

Bahaya kebakaran hutan, pembukaan lahan dengan system sonor (bakar) juga penyumbang bagi kehilangan tahul-tahul.
Untuk membudidayakan tahul-tahul tidak segampang membudidayakan tanaman lain seperti anggrek.Tahul-tahul dari dataran tinggi rata-rata membutuhkan suhu udara rendah dalam pertumbuhannya.

Upaya Konservasi

Populasi tanaman tahul-tahul dialam diprediksi akan mengalami penurunan dari tahun ketahun. Seiring berkurangnya populasi tanaman tahul-tahul, maka semakin berkurang pula keanekaragaman jenis tanaman ini, sehingga sumber genetiknya akan berkurang bahkan dapat mengalami kepunahan.
Upaya pemerintah dituangkan dalam Undang-Undang No.5 tahun 1990 mengenai Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan pemerintah No.7 tahun 1999 tentang pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.
Usaha konservasi yang dilakukan adalah upaya pelestarian in situ dan ex situ dengan cara budidaya dan pemuliaan. Namun bila dilihat dari cara budidayanya yang tidak terlalu mudah, maka konservasi tanaman ini sebaiknya dilakukan dengan in situ, yaitu dengan melindungi habitat tumbuhnya.
Penyebarluasan informasi mengenai tahul-tahul kepada masyarakat umum agar masyarakat mengetahui keberadaan populasi, status jenis dan status hukum yang melindungi tanaman dari kepunahan .
Kerjasama dari banyak pihak dibutuhkan contohnya Perguruan Tinggi, LSM peduli lingkungan, Pemerintah Daerah dan masyarakat luas.
Perlu penanganan dari segi pemuliaan agar didapatkan hybrid yang menciptakan keragaman yang prospektif pasar. Hal ini dapat diupayakan dengan bekerja sama dengan Perguruan Tinggi setempat, karena lebih dari 280 Nepenthes hybrid telah dihasilkan pada tahun 1997 di mancanegara, untuk negara kita belum ada. (Dari berbagai sumber
)

Kamis, 27 September 2012

Toba,Teori bencana dan Panorama Luar biasa


Mereka yg pernah menikmati ke elokan Danau Toba mungkin tdk dpt membayangkan kengerian yg ditimbulkan dalam proses”penciptaan nya”
Begitu melintas dikelokan jalan mendekati parapat kota wisata dipinggir danau toba,birunya hamparan air dan panorama dinding batu perbukitan Pulau samosir yg menjadi latar langsung memesona.
Keindahan panorama danau toba tdk trjdi begitu saja Danau Vulkanik terbesar di dunia itu terbentuk dari rangkaian proses geologis dan vulkanis mahadahsyat.setidak nya ada tiga letusan gunung api besar mengiringi terbentuk nya danau toba,letusan terahir trjadi 74.000 thn silam.
Majalah SCIENCE mencatat,letusan termuda Gunung Toba merupakan peristiwa vulkanis plg bsr di bumi dlm dua juta thn terahir,Letusan nya memuntah kan 2.800 km kubik magma,yang 800km kubik diantaranya terbang ke atmosfer,menyelimuti lapisan Bumi sepanjang laut china selatan hingga Laut arab.
      Adalah antropologi University of Illionis di Urbana-Champaign,Stanley Ambrose,yg pada thn 1998 memperkenalkan Teori Bencana Toba.berdasarkan teori ini,letusan Gunung Toba mengubah iklim global,akibat nya,populasi manusia berkurang drastis,Garis Evolusi yg menghubungkan manusia modern dgn primata lain terputus.Teori ini memang diperdebatkan,tetapi cukup menggambarkan kedahsyatan letusan.
Kaldera yg trbentuk dari tiga kali letusan menjadi Danau Toba,letusan terahir menyempurnakan pembentukan danau toba,dan pulau samosir,setelah letusan pertama 800.000 thn silam hanya membentuk kaldera disekitar Parapat hingga porsea dan letusan ke dua sekitar 500.000 thn lampau membentuk kaldera di daerah Haranggaol dan Silalahi.
     Sekarang,bekas peristiwa vulkanik luar biasa ini hanyalah keindahan alam.kaldera besar menjadi danau dgn panjang 100km dan lebar 30km,bukit2 batu terjal yg mengelilingi danau terlihat eksotis,kecuramannya menghujam langsung ke pinggir danau. pulau samosir mirip dinding batu raksasa membentengi air danau.
Saking luar biasanya panorama ini,Pangeran Bernard dari belanda mengizinkan nama nya di pakai”menjual”Danau toba.”Juallah nama saya untuk danau ini.saya tak dapat melukiskan nya betapa indah nya Danau Toba”puji sang pangeran saat berkunjung ke toba thn 1996.
     Sebelum krisis ekonomi thn 1997,Danau Toba adalah salah satu tujuan wisata utama.”Penerbangan langsung Eropa-Medan sempat ada sblm krisis,Garuda dan KLM dari eropa transit di medan sblm lanjut ke Denpasar”ujar pemilik salah satu hotel di parapat.Henry Hutabarat.
Hampir semua wilayah sekeliling danau punya panorama alam yg jadi tujuan wisata.semua terbagi dlm 7 kabupaten,yakni simalungun,Toba Samosir,Tapanuli utara,Humbang hasundutan,Dairi,karo, dan samosir,umum nya wisatawan menikmati ke elokan Danau Toba dari Parapat di simalungun,dan Tuk tuk siadong di samosir.
Dari dataran tinggi Karo di sblh utara,ke elokan danau Toba terlihat memanjang di pandang dari Sikodonkodon.namum hanya ada satu resor disini,Disisi barat,pemandangan pemandangan danau dan Pulau samosir dpt dgn sempurna disaksikan dari Tele.ada gardu pandang di ketinggian sekitar 1000 meter dari permukaan laut.
     Hantaman krisis ekonomi thn 1997 membuat parawisata di danau toba meredup tak ada lagi penerbangan lgsng dr Eropa ke Medan.jumlah tusis asing menyusut drastis,sejak krisis,Tuktuk sprti kota mati
Perlahan,seiring membaik nya perekonomian dlm negeri,turis domestik menjadi penopang pariwisata Danau Toba.turis dari negara tetangga,Malaysia dan Singapura pun mkin bnyk yg dtng krna relatif lbh dekat.
Perjalanan darat ke Parapat memakan wktu 4-5 jam dari medan,trsedia bus Travel yg lngsung menuju parapat.Rute nya melewati Lubuk pakam,Tebing tinggi,dan belok ke arah Pematang siantar.sepanjang perjalanan,kita di suguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.
Apabila menggunakan kereta api,dari Medan pilih rute menuju Pematang siantar,dari sini perjalanan dilanjutkan naik bis ke parapat,waktu tempuh nya hanya 1jam.saat turis asing masih ramai berkunjung ke danau toba,dari siantar mereka naik becak bermesin sepeda motor BSA,kendaraan sisa Perang Dunia ke 2,yg kini di jadikan becak mesin.
     Kita mulai menikmati suasana budaya Batak begitu sampai di Pematang siantar,warga nya berbicara dlm bahasa Batak Toba atu Batak Simalungun,Etnis Batak secara kultural menjadikan Danau Toba sebagai “Rumah”dan pusat mitologi.Orang Batak percaya,situs Batu hobon di pulau samosir dan Pusuk Buhit,bukit batu tertinggi di pulau ini.menjadi tempat nenek moyang mereka turun ke Bumi.
Tak hanya ke indahan panorama,alam yg menjadi sumber penghidupan penduduk dari sektor wisata.Air danau juga cocok untuk budidaya ikan nila.Ribuan keramba jaring apung tempat budidaya ikan nila menghidupi ribuan keluarga,Perusahaan asal Swiss memiliki 1.780 keramba ikan nila kualitas ekspor,Produksi ikan nila dari Danau Toba mencapai 50.000 ton setiap tahun,separuh diantaranya di ekspor dgn nilai hampir Rp 500 miliar.
Ternyata bencana yg hampir memusnahkan Ras manusi di Bumi ini sekarang menjadi sumber penghidupan manusia.

untuk melihat sumber artikel klik Disini