Kantong
Semar atau Nepenthes sp pertama kali dikenalkan oleh J.P Breyne pada
tahun 1689. Tiap daerah memberi nama tersendiri, masyarakat Riau
menyebutnya periuk monyet ,di Jambi; kantong beruk, di Bangka; ketakung,
Jawa Barat ;sorok raja, Kalimantan Suku Dayak Katingan :ketupat napu,
Suku Dayak Bakumpai :telep ujung dan suku Dayak Tunjung menyebutnya
dengan selo bengongong yang artinya sarang serangga. Kantong semar
atau tahul-tahul dalam bahasa Batak merupakan tanaman unik yang hidup di
hutan. Penyebarannya di Indonesia terdapat di hampir seluruh
pulau-pulau besar tetapi mayoritas di Kalimantan dan Sumatera. Dari 64
jenis yang tumbuh di Indonesia, ditemukan 32 di Borneo, 29 di Sumatera, 9
di Papua,10 di Sulawesi, 4 di Maluku dan 2 di Jawa. Tumbuhan ini
di klasifikasikan sebagai tumbuhan karnivora karena dapat memangsa
serangga. Kemampuan itu disebabkan adanya organ berbentuk kantong yang
menjulur dari ujung daunnya, yang disebut pitcher. Keunikan lain dari
tanaman ini adalah pada bentuk,ukuran , dan corak warna kantongnya.
Secara keseluruhan tanaman ini memiliki lima bentuk kantong, yaitu
bentuk tempayan, bulat telur,silinder, corong dan pinggang.
Tahul-tahul termasuk kedalam tumbuhan liana (merambat), berumah dua,dan
cara hidupnya menempel pada batang atau ranting pohon atau tumbuh secara
terestrial. Keunikan tanaman tahul-tahul ini menyebabkan nya
sebagai salah satu tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Tanaman ini sudah dikenal sampai di Australia, Jepang, Eropa,
Amerika,Jepang, Malaysia ,Thailand dan Srilangka. Dan budidaya tanaman
ini sudah berkembang di Srilangka, yang walaupun tanaman ini banyak
berada di Indonesia. Di Sumatera tumbuhan ini banyak ditemukan
mulai dari NAD sampai ke Sumatera Barat. Dimana ada hutan selalu ada
ditemukan tahul-tahul.Saat penulis masih usia sekolah dasar (tahun
1980-an)di pulau Samosir , disaat mengembala kerbau, masih banyak
dijumpai di tempat terbuka dan dihutan yang tidak begitu lebat. Sering
berebutan dengan teman-teman untuk mengambil kantongnya untuk dipakai
bermain masak-masakan atau memasak susu kerbau yang baru diperah.Atau
kadang mengambil air yang didalam kantongnya dan diminum, dan setelah
diketahui air itu "apa" mau muntah rasanya. Kegunaan Selain
menjadi tanaman hias ,tahul-tahul juga berpotensi sebagai tanaman obat
tradisional. Ditemukan protein didalam cairan kantongnya, sehingga
berpotensi untuk pengembangan bertani protein menggunakan tanaman
endemik Indonesia. Witarto (2006) berhasil mengisolasi protein dari
cairan kantong Nepenthes gymnaphora .Uji aktivitas terhadap protein yang
telah dimurnikan menunjukkan bahwa protein itu adalah enzim protease.
Sebagai tanaman hias , harga yang menjanjikan (karena harga bisa
mencapai jutaan rupiah/ tanaman) masyarakat memanen sembarangan tanpa
memperhatikan kelangsungan hidup tahul-tahul. Dari Sumatera dan
Kalimantan penduduk lokal banyak mendapat pesanan pemanenan di alam
untuk dijual ke pulau Jawa. Budidaya tahul-tahul tidaklah gampang.
Karena menghendaki kondisi iklim sesuai tempat tumbuhnya yang biasanya
diatas 500 m dpl.
Permasalahan
Kepunahan tahul-tahul
disebabkan kerusakan habitatnya dan pengambilan di alam secara
berlebihan. Kerusakan habitat disebabkan pembalakan liar dan pembukaan
lahan untuk pertanian . Kekurang tahuan masyarakat akibat pemanenan
secara berlebihan mengakibatkan terkurasnya tahul-tahul dari habitat
aslinya. Bahaya kebakaran hutan, pembukaan lahan dengan system sonor (bakar) juga penyumbang bagi kehilangan tahul-tahul.
Untuk membudidayakan tahul-tahul tidak segampang membudidayakan tanaman
lain seperti anggrek.Tahul-tahul dari dataran tinggi rata-rata
membutuhkan suhu udara rendah dalam pertumbuhannya.
Upaya Konservasi
Populasi tanaman tahul-tahul dialam diprediksi akan mengalami penurunan
dari tahun ketahun. Seiring berkurangnya populasi tanaman tahul-tahul,
maka semakin berkurang pula keanekaragaman jenis tanaman ini, sehingga
sumber genetiknya akan berkurang bahkan dapat mengalami kepunahan.
Upaya pemerintah dituangkan dalam Undang-Undang No.5 tahun 1990 mengenai
Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya serta Peraturan pemerintah No.7
tahun 1999 tentang pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Usaha
konservasi yang dilakukan adalah upaya pelestarian in situ dan ex situ
dengan cara budidaya dan pemuliaan. Namun bila dilihat dari cara
budidayanya yang tidak terlalu mudah, maka konservasi tanaman ini
sebaiknya dilakukan dengan in situ, yaitu dengan melindungi habitat
tumbuhnya. Penyebarluasan informasi mengenai tahul-tahul kepada
masyarakat umum agar masyarakat mengetahui keberadaan populasi, status
jenis dan status hukum yang melindungi tanaman dari kepunahan .
Kerjasama dari banyak pihak dibutuhkan contohnya Perguruan Tinggi, LSM
peduli lingkungan, Pemerintah Daerah dan masyarakat luas. Perlu
penanganan dari segi pemuliaan agar didapatkan hybrid yang menciptakan
keragaman yang prospektif pasar. Hal ini dapat diupayakan dengan bekerja
sama dengan Perguruan Tinggi setempat, karena lebih dari 280 Nepenthes
hybrid telah dihasilkan pada tahun 1997 di mancanegara, untuk negara
kita belum ada. (Dari berbagai sumber)
Mereka
yg pernah menikmati ke elokan Danau Toba mungkin tdk dpt membayangkan
kengerian yg ditimbulkan dalam proses”penciptaan nya”
Begitu melintas dikelokan jalan mendekati parapat kota wisata dipinggir
danau toba,birunya hamparan air dan panorama dinding batu perbukitan
Pulau samosir yg menjadi latar langsung memesona.
Keindahan panorama danau toba tdk trjdi begitu saja Danau Vulkanik
terbesar di dunia itu terbentuk dari rangkaian proses geologis dan
vulkanis mahadahsyat.setidak nya ada tiga letusan gunung api besar
mengiringi terbentuk nya danau toba,letusan terahir trjadi 74.000 thn
silam.
Majalah SCIENCE mencatat,letusan termuda Gunung Toba merupakan peristiwa
vulkanis plg bsr di bumi dlm dua juta thn terahir,Letusan nya memuntah
kan 2.800 km kubik magma,yang 800km kubik diantaranya terbang ke
atmosfer,menyelimuti lapisan Bumi sepanjang laut china selatan hingga
Laut arab.
Adalah antropologi University of Illionis di Urbana-Champaign,Stanley
Ambrose,yg pada thn 1998 memperkenalkan Teori Bencana Toba.berdasarkan
teori ini,letusan Gunung Toba mengubah iklim global,akibat nya,populasi
manusia berkurang drastis,Garis Evolusi yg menghubungkan manusia modern
dgn primata lain terputus.Teori ini memang diperdebatkan,tetapi cukup
menggambarkan kedahsyatan letusan.
Kaldera yg trbentuk dari tiga kali letusan menjadi Danau Toba,letusan
terahir menyempurnakan pembentukan danau toba,dan pulau samosir,setelah
letusan pertama 800.000 thn silam hanya membentuk kaldera disekitar
Parapat hingga porsea dan letusan ke dua sekitar 500.000 thn lampau
membentuk kaldera di daerah Haranggaol dan Silalahi.
Sekarang,bekas peristiwa vulkanik luar biasa ini hanyalah keindahan
alam.kaldera besar menjadi danau dgn panjang 100km dan lebar 30km,bukit2
batu terjal yg mengelilingi danau terlihat eksotis,kecuramannya
menghujam langsung ke pinggir danau. pulau samosir mirip dinding batu
raksasa membentengi air danau.
Saking luar biasanya panorama ini,Pangeran Bernard dari belanda
mengizinkan nama nya di pakai”menjual”Danau toba.”Juallah nama saya
untuk danau ini.saya tak dapat melukiskan nya betapa indah nya Danau
Toba”puji sang pangeran saat berkunjung ke toba thn 1996.
Sebelum krisis ekonomi thn 1997,Danau Toba adalah salah satu tujuan
wisata utama.”Penerbangan langsung Eropa-Medan sempat ada sblm
krisis,Garuda dan KLM dari eropa transit di medan sblm lanjut ke
Denpasar”ujar pemilik salah satu hotel di parapat.Henry Hutabarat.
Hampir semua wilayah sekeliling danau punya panorama alam yg jadi tujuan
wisata.semua terbagi dlm 7 kabupaten,yakni simalungun,Toba
Samosir,Tapanuli utara,Humbang hasundutan,Dairi,karo, dan samosir,umum
nya wisatawan menikmati ke elokan Danau Toba dari Parapat di
simalungun,dan Tuk tuk siadong di samosir.
Dari dataran tinggi Karo di sblh utara,ke elokan danau Toba terlihat
memanjang di pandang dari Sikodonkodon.namum hanya ada satu resor
disini,Disisi barat,pemandangan pemandangan danau dan Pulau samosir dpt
dgn sempurna disaksikan dari Tele.ada gardu pandang di ketinggian
sekitar 1000 meter dari permukaan laut.
Hantaman krisis ekonomi thn 1997 membuat parawisata di danau toba
meredup tak ada lagi penerbangan lgsng dr Eropa ke Medan.jumlah tusis
asing menyusut drastis,sejak krisis,Tuktuk sprti kota mati
Perlahan,seiring membaik nya perekonomian dlm negeri,turis domestik
menjadi penopang pariwisata Danau Toba.turis dari negara
tetangga,Malaysia dan Singapura pun mkin bnyk yg dtng krna relatif lbh
dekat.
Perjalanan darat ke Parapat memakan wktu 4-5 jam dari medan,trsedia bus
Travel yg lngsung menuju parapat.Rute nya melewati Lubuk pakam,Tebing
tinggi,dan belok ke arah Pematang siantar.sepanjang perjalanan,kita di
suguhi panorama perkebunan kelapa sawit dan karet.
Apabila menggunakan kereta api,dari Medan pilih rute menuju Pematang
siantar,dari sini perjalanan dilanjutkan naik bis ke parapat,waktu
tempuh nya hanya 1jam.saat turis asing masih ramai berkunjung ke danau
toba,dari siantar mereka naik becak bermesin sepeda motor BSA,kendaraan
sisa Perang Dunia ke 2,yg kini di jadikan becak mesin.
Kita mulai menikmati suasana budaya Batak begitu sampai di Pematang
siantar,warga nya berbicara dlm bahasa Batak Toba atu Batak
Simalungun,Etnis Batak secara kultural menjadikan Danau Toba sebagai
“Rumah”dan pusat mitologi.Orang Batak percaya,situs Batu hobon di pulau
samosir dan Pusuk Buhit,bukit batu tertinggi di pulau ini.menjadi tempat
nenek moyang mereka turun ke Bumi.
Tak hanya ke indahan panorama,alam yg menjadi sumber penghidupan
penduduk dari sektor wisata.Air danau juga cocok untuk budidaya ikan
nila.Ribuan keramba jaring apung tempat budidaya ikan nila menghidupi
ribuan keluarga,Perusahaan asal Swiss memiliki 1.780 keramba ikan nila
kualitas ekspor,Produksi ikan nila dari Danau Toba mencapai 50.000 ton
setiap tahun,separuh diantaranya di ekspor dgn nilai hampir Rp 500
miliar.
Ternyata bencana yg hampir memusnahkan Ras manusi di Bumi ini sekarang menjadi sumber penghidupan manusia.